"Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya."
Dee, Rectoverso
Apa yang lo pikirkan ketika habis putus cinta ? Pasti rasanya nyeseeekkkk banget. Berasa dunia itu ga adil, dan merutuki nasib yang lagi-lagi harus patah hati untuk kesekian kalinya. Disaat patah hati semua resah, gundah, gelisah dan merana *beratttt, udah kaya hantu yang gangguin hidup lo. Dikit-dikit ingat si doi, apa-apa mikirin si doi... arrgghh. Berasa dunia ini sempit dan isinya cuma penderitaan doang.
Btw, sebulan ini setelah mendapatkan beragam kegalauan hati, akhirnya sampe juga pada titik perenungan atas segala apa yang pernah terjadi dalam kehidupan gue. Mencoba bangkit dari reses hati, gue belajar mencari sisi positif atas apa yang terjadi. Sebuah pembelajaran bagi gue untuk mengerti bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik. Klasik sih, tapi itu adalah cara yang ampuh, gue mulai belajar apa itu arti dari sebuah keikhlasan bahwa alam semesta dan Tuhan akan selalu menyeleksi orang-orang yang ada di samping lo, datang dan pergi seberapapun lo suka, sayang, cinta ama tu orang. Ujung-ujungnya setiap manusia termasuk kita selalu punya jalan hidup yang ga ketebak. Kadang dalam pacaran yang namanya perpisahan ato putus dalam bahasa gaooolnya itu, ga melulu soal kesalahan, kebencian dsb, tapi ada juga yang masih saling sayang tapi entah kenapa juga harus pisah.
Mungkin emang udah waktunya kali ya, gue harus pergi dari kehidupan dia. Siklus alami datang dan pergi terdengar filosofis, entah kayanya beragam kata kurang atau ga mampu mewakilin sebuah fenomena putus cinta gue tang sedkit absurd dan kompleks ini.
Hari ini dan seterusnya gue mau mencoba tersenyum, gue mau bahagia, apapun penderitaan di depan gue, gue akan coba menjadi orang yang lebih baik lagi. Gue bukannya sok tegar ato gimana, percuma juga kali gue nangis bombay, curhat sana-sini secara berlebihan ama orang, emamgmya cuma kita satu-satunya d dunia ini yang punya masalah, toh ujung-ujungnya setiap orang akan menjalani hidupnya masing-masing. Gue terlihat baik-baik aja dan jarang mengeluh atas kehidupan gue, itu mungkin karena kira-kira setiap orang juga menjalani hidupnya seperti itu.

0 komentar:
Posting Komentar